▴ testing▴ - Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri tahun 2026 oleh Kemenpen RB
- Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Anak Berisiko Putus Sekolah (ABPS)
- Musyawarah Perwakilan Desa dalam rangka Penetapan Calon Anggota BPD Terpilih Desa Waled Kec Kemiri
- peninjauan langsung ke lapangan terkait rencana pemanfaatan lahan untuk Sekolah Rakyat
- Monev DD dan Bumdes Tahun 2026 di Desa Gunungteges Kecamatan Kemiri
- Sosialisasi Fasilitas Kredit bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah kerja Kecamatan Kemiri
- Pembahasan KKPR Berusaha Yayasan Miftahus Shudur Kedunglo
- Cek Lokasi Kawasan Perhutani wilayah Desa Kaliurip dan Kedung Pomahan Kulon untuk rencana Pembangunan Sekolah Rakyat
- Monitoring dan Evaluasi DD dan Bumdes Desa Kemirilor Kecamatan Kemiri
- Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Desa Sutoragan
Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Anak Berisiko Putus Sekolah (ABPS)
Tekan Angka Putus Sekolah, Kecamatan Kemiri Hadiri Rakor Penanganan ATS dan ABPS di Dindikbud Purworejo
Berita Terkait
- Musyawarah Perwakilan Desa dalam rangka Penetapan Calon Anggota BPD Terpilih Desa Waled Kec Kemiri0
- peninjauan langsung ke lapangan terkait rencana pemanfaatan lahan untuk Sekolah Rakyat0
- Monev DD dan Bumdes Tahun 2026 di Desa Gunungteges Kecamatan Kemiri0
- Sosialisasi Fasilitas Kredit bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah kerja Kecamatan Kemiri0
- Pembahasan KKPR Berusaha Yayasan Miftahus Shudur Kedunglo0
- Cek Lokasi Kawasan Perhutani wilayah Desa Kaliurip dan Kedung Pomahan Kulon untuk rencana Pembangunan Sekolah Rakyat0
- Monitoring dan Evaluasi DD dan Bumdes Desa Kemirilor Kecamatan Kemiri0
- Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Desa Sutoragan0
- Rakor Sewa Tanah Milik Kabupaten Purworejo0
- Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dana Desa (DD) Tahap II serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ketahanan Pangan di Desa Wonosari0
Berita Populer
- Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Perangkat Desa Kemiri Kidul
- Pengecekan Material di Desa Sidodadi
- Sosialisasi dan Pembentukan Tim Pelaksana Pengangkatan Perangkat Desa Kasi Kesejahteraan Desa Rejowinangun
- Sambutan Camat Kemiri pada pemakaman Kepala Desa Kedung Pomahan Kulon
- Serah Terima Jabatan Kepala Desa dari Pejabat Kepala Desa Lama kepada Pejabat Kepala Desa Baru Tahun 2019
- Selamatan Ruwatan dan Ziarah Desa Loning
- Konferensi Cabang PGRI Kemiri Masa Bakti XXIII Tahun 2025–2030
- RAT KPRI KEBAK Kecamatan Kemiri Tahun 2020
- Dialog Kerukunan Umat Beragama dengan tema Peran Tokoh Agama dalam Membangun Sinergitas
- Monitoring DD II Tahun 2024 Desa Rejowinangun

Keterangan Gambar : Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Anak Berisiko Putus Sekolah (ABPS)
PURWOREJO – Guna mempercepat penuntasan isu pendidikan di tingkat daerah, Pemerintah Kabupaten Purworejo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Anak Berisiko Putus Sekolah (ABPS). Kegiatan strategis ini dilaksanakan pada Selasa (14/7/2026) mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Rapat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purworejo.
Hadir mewakili Camat Kemiri dalam forum tersebut adalah Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan Kecamatan Kemiri, Ibu P. Eko Winarni, S.IP. Rakor ini juga diikuti oleh perwakilan dari instansi lintas sektor terkait, camat atau perwakilan se-Kabupaten Purworejo, serta jajaran pemangku kebijakan pendidikan daerah.
Pemetaan Data dan Sinergi Lintas Sektor
Rapat koordinasi ini difokuskan pada sinkronisasi data ATS dan ABPS di masing-masing wilayah, serta merumuskan langkah intervensi yang konkret agar anak-anak yang putus sekolah dapat kembali mengenyam pendidikan, baik melalui jalur formal maupun nonformal (kesetaraan). Selain itu, dibahas pula strategi pencegahan bagi anak-anak yang dikategorikan berisiko tinggi putus sekolah akibat faktor ekonomi, sosial, maupun geografis.
Ditemui usai kegiatan, Kasi Pembangunan Kecamatan Kemiri, Ibu P. Eko Winarni, S.IP., menyampaikan bahwa Kecamatan Kemiri berkomitmen penuh untuk mendukung program pengentasan ATS dan ABPS ini melalui penguatan koordinasi di tingkat desa.
"Persoalan pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Hasil dari rakor di Dindikbud ini akan segera kami koordinasikan lebih lanjut dengan pemerintah desa di wilayah Kemiri agar validasi data di lapangan semakin akurat, sehingga penanganannya bisa tepat sasaran," jelas P. Eko Winarni.
Mengembalikan Anak ke Bangku Sekolah
Dalam rakor tersebut ditekankan pentingnya pemanfaatan pembiayaan pendukung, seperti optimalisasi Dana Desa untuk penanganan bidang pendidikan, serta pemanfaatan program beasiswa yang disediakan oleh pemerintah pusat maupun daerah. Kolaborasi antara pihak sekolah, pemerintah desa, dan kecamatan dinilai menjadi kunci utama dalam melakukan pendekatan persuasif kepada orang tua anak.
Dengan adanya komitmen bersama dalam rakor ini, diharapkan angka ATS dan ABPS di Kabupaten Purworejo, khususnya di wilayah Kecamatan Kemiri, dapat ditekan secara signifikan demi mewujudkan sumber daya manusia yang lebih unggul dan berkualitas.





