▴ testing▴ - Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) kab Purworejo di Novotel Jogjakarta
- Peningkatan SDM Pemberdayaan Perempuan dan Sosialisasi SOP PPA
- Rapat Koordinasi Pimpinan Triwulan III tahun 2026 di Hotel Novotel Yogyakarta
- Verifikasi dan Validasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Rebug
- Pembinaan Disiplin dan Jiwa Korsa bagi anggota Korpri tahun 2026
- Mini Lokakarya Linsek Kemiri di Puskesmas Winong Kecamatan Kemiri
- Apel Luar Biasa dengan Penyerahan SK Kenaikan Pangkat dan Penyerahan SK Nomenklatur Jabatan Baru
- Pengaktifan Ulang TTE dan Sertifikat Elektronik ASN di Dinkominfo Purworejo
- Sosialisasi Musim Tanam 3 Tahun 2026 dan Rencana MT 1 TA 2026-2027
- Pembahasan Raperbup Pedoman Penyusunan Apbdes TA 2027 dan Pengelolaan Dana Transfer 2027
Musdes Penyusunan Perubahan APBDes Tahun 2026 Desa Rejosari
Kecamatan Kemiri Hadiri Musdes Penyusunan Perubahan APBDes Tahun 2026 Desa Rejosari

Keterangan Gambar : Musdes Penyusunan Perubahan APBDes Tahun 2026 Desa Rejosari
KEMIRI – Pemerintah Desa Rejosari menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka Penyusunan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Rejosari pada Senin (10/8/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Hadir mewakili Camat Kemiri, Pelaksana pada Seksi Tata Pemerintahan Desa Kecamatan Kemiri, Jemono, untuk melakukan pendampingan dan pemantauan jalannya musyawarah agar penyusunan anggaran sesuai dengan regulasi dan prioritas kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Jemono menyampaikan bahwa Perubahan APBDes merupakan instrumen penting untuk menyesuaikan arah pembangunan desa terhadap perkembangan situasi, kebutuhan riil masyarakat, serta penyesuaian alokasi anggaran dari pemerintah daerah maupun pusat.
"Melalui Musdes Perubahan APBDes ini, diharapkan seluruh program yang disepakati benar-benar tepat sasaran, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan demi kesejahteraan warga Desa Rejosari," ujar Jemono dalam arahannya.
Musyawarah berlangsung secara tertib dan partisipatif dengan dihadiri oleh Kepala Desa beserta perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga kemasyarakatan desa setempat.



