▴ testing▴ - Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) kab Purworejo di Novotel Jogjakarta
- Peningkatan SDM Pemberdayaan Perempuan dan Sosialisasi SOP PPA
- Rapat Koordinasi Pimpinan Triwulan III tahun 2026 di Hotel Novotel Yogyakarta
- Verifikasi dan Validasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Rebug
- Pembinaan Disiplin dan Jiwa Korsa bagi anggota Korpri tahun 2026
- Mini Lokakarya Linsek Kemiri di Puskesmas Winong Kecamatan Kemiri
- Apel Luar Biasa dengan Penyerahan SK Kenaikan Pangkat dan Penyerahan SK Nomenklatur Jabatan Baru
- Pengaktifan Ulang TTE dan Sertifikat Elektronik ASN di Dinkominfo Purworejo
- Sosialisasi Musim Tanam 3 Tahun 2026 dan Rencana MT 1 TA 2026-2027
- Pembahasan Raperbup Pedoman Penyusunan Apbdes TA 2027 dan Pengelolaan Dana Transfer 2027
Rembuk Stunting dan Musrenbangdes Wanurojo
Dampingi Rembuk Stunting dan Musrenbangdes Wanurojo, Sekcam Kemiri Dorong Perencanaan Desa Berkelanjutan untuk 2027

Keterangan Gambar : Rembuk Stunting dan Musrenbangdes Wanurojo
WANUROJO – Tim II Pendampingan Desa Kecamatan Kemiri menghadiri gelaran Rembuk Stunting sekaligus Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun Anggaran 2027 di Desa Wanurojo, Kecamatan Kemiri.
Hadir langsung memimpin tim, Sekretaris Kecamatan Kemiri, Amin Sucipto, S.IP., didampingi Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Bambang Febru Harjadi, S.Sos., beserta jajaran tim pendamping. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Rembuk Stunting guna mengevaluasi serta memetakan langkah strategis penanganan dan pencegahan stunting di tingkat desa.
Sekretaris Kecamatan Kemiri, Amin Sucipto, S.IP., menegaskan pentingnya keterpaduan program intervensi stunting agar terakomodasi secara nyata dalam dokumen perencanaan desa. Usulan prioritas dari rembuk stunting ini selanjutnya diselaraskan ke dalam agenda Musrenbangdes RKP Desa Tahun 2027.
Melalui forum musyawarah ini, Pemerintah Desa Wanurojo bersama unsur tokoh masyarakat, BPD, dan keterwakilan perempuan menyepakati berbagai usulan prioritas pembangunan, baik di bidang infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk tahun 2027 mendatang.



