▴ testing▴ - Monev DD 2025-2026 dan BUMDes Desa Sidodadi oleh Tim I Monev Kecamatan Kemiri
- Rakor Persiapan Upacara 17 Agustus dan Ziarah Makam Para Tokoh di Wilayah Kecamatan Kemiri
- Monev Dana Desa Tahap 2 Tahun 2025 dan BUMDes Desa Waled
- Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan II
- Monev DD 2025-2026 dan BUMDes 2026 Desa Wanurojo oleh Tim I Monev Kecamatan Kemiri
- Penetapan Calon Terpilih Keanggotaan BPD Desa Karangluas
- Kecamatan Kemiri Dampingi Monitoring Persiapan Lahan TMMD di Desa Kedungpomahan Kulon
- Koordinasi dan Klarifikasi bersama Kepala Desa Purbayan terkait Aduan Masyarakat - Tumpukan Kayu di Bahu Jalan Desa Purbayan
- Rakor FKUB Bersama Tokoh Agama Wilayah Kecamatan Kemiri
- Monev DD dan Bumdes Tahun 2026 di Desa Kemiri Kidul Kecamatan Kemiri
Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan II
Tekan Angka Kasus TBC, Kecamatan Kemiri Gelar Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan II
Berita Terkait
- Monev DD 2025-2026 dan BUMDes 2026 Desa Wanurojo oleh Tim I Monev Kecamatan Kemiri0
- Penetapan Calon Terpilih Keanggotaan BPD Desa Karangluas0
- Kecamatan Kemiri Dampingi Monitoring Persiapan Lahan TMMD di Desa Kedungpomahan Kulon0
- Koordinasi dan Klarifikasi bersama Kepala Desa Purbayan terkait Aduan Masyarakat - Tumpukan Kayu di Bahu Jalan Desa Purbayan0
- Rakor FKUB Bersama Tokoh Agama Wilayah Kecamatan Kemiri 0
- Monev DD dan Bumdes Tahun 2026 di Desa Kemiri Kidul Kecamatan Kemiri0
- Monev DD dan Bumdes Tahun 2026 di Desa Kroyo Kulon Kecamatan Kemiri0
- Monev DD dan Bumdes Tahun 2026 di Desa Rowobayem Kecamatan Kemiri0
- Rapat Persiapan Monev DD dan BUMDES Tahun 20260
- Kerja Bhatki dalam rangka Realisasi Program Indonesia Asri0
Berita Populer
- Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Perangkat Desa Kemiri Kidul
- Pengecekan Material di Desa Sidodadi
- Sosialisasi dan Pembentukan Tim Pelaksana Pengangkatan Perangkat Desa Kasi Kesejahteraan Desa Rejowinangun
- Sambutan Camat Kemiri pada pemakaman Kepala Desa Kedung Pomahan Kulon
- Serah Terima Jabatan Kepala Desa dari Pejabat Kepala Desa Lama kepada Pejabat Kepala Desa Baru Tahun 2019
- Selamatan Ruwatan dan Ziarah Desa Loning
- Konferensi Cabang PGRI Kemiri Masa Bakti XXIII Tahun 2025–2030
- RAT KPRI KEBAK Kecamatan Kemiri Tahun 2020
- Dialog Kerukunan Umat Beragama dengan tema Peran Tokoh Agama dalam Membangun Sinergitas
- Monitoring DD II Tahun 2024 Desa Rejowinangun

Keterangan Gambar : Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan II
PITURUH – Pemerintah Kecamatan Kemiri terus berkomitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanggulangan penyakit menular. Hal ini diwujudkan melalui gelaran Lokakarya Mini (Lokmin) Lintas Sektor Triwulan II Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026.
Kegiatan strategis yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini diselenggarakan di Rumah Makan Bumi Lavana, Desa Sawangan, Kecamatan Pituruh. Agenda ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Kemiri, Kepala Puskesmas, jajaran Kepala Desa, kader kesehatan, serta instansi lintas sektoral terkait.
Camat Kemiri, Bambang Supriatno, S.Sos., hadir secara langsung untuk membuka acara sekaligus memberikan sambutan dan arahan. Pada lokakarya triwulan ini, fokus utama pembahasan diarahkan pada tracking (pelacakan) dan penanganan kasus Tuberkulosis (TBC) di wilayah Kecamatan Kemiri.
Sinergi Bersama Temukan dan Obati TBC Sampai Sembuh
Dalam sambutannya, Camat Kemiri menekankan bahwa eliminasi TBC tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan semata, melainkan memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.
"Penanganan TBC membutuhkan gerak bersama melalui strategi pelacakan yang agresif. Kita harus memastikan tracking di lapangan berjalan optimal agar warga yang bergejala dapat segera dideteksi, mendapatkan pengobatan yang tepat, dan didampingi hingga sembuh total. Kondusivitas kesehatan warga adalah modal utama pembangunan wilayah," tegas Bambang Supriatno, S.Sos.
Melalui forum Lokmin ini, Puskesmas bersama lintas sektor menyusun rencana aksi penanganan TBC yang lebih terukur, termasuk penguatan peran kader desa dalam melakukan pelacakan kontak erat penderita. Dengan adanya koordinasi yang solid ini, diharapkan angka penemuan kasus baru dapat diidentifikasi secara dini dan mata rantai penularan TBC di wilayah Kecamatan Kemiri dapat segera diputus.







